Guru Tangguh Dan Inspiratif


Resume Ke-                     : 18

Hari/Tanggal                    : Selasa, 2 Juni 2026

Judul                                : Guru Tangguh Jejak Guru Madrasah Inspiratif

Narasumber                     : Suharto, S.Ag, M.Pd.

Moderator                        : Raliyanti


"Guru hebat bukan hanya mentransfer ilmu, tetapi juga terus mengosongkan cangkirnya untuk belajar dan menginspirasi."

Kata-kata ini menjadi motivasi bagi peserta KBMN Ke-34 ini untuk terus belajar, belajar, dan belajar. Di malam ini kita akan mengupgrade kapasitas diri dan perkuat amunisi literasi kita bersama para pendidik inspiratif yaitu bapak Suharto, S.Ag, M.Pd. Beliau akan berbagi kisah perjalanan hidup, pengalaman mengajar, perjuangan membangun pendidikan, serta berbagai inspirasi yang dapat memotivasi para guru dan calon penulis di seluruh Indonesia. Kegiatan ini akan dipandu oleh moderator yang tidak kalah hebat, yaitu Ibu Raliyanti, yang selama ini dikenal aktif mendukung kegiatan literasi dan pembelajaran menulis di lingkungan KBMN. 

Menjadi guru pada era sekarang bukanlah pekerjaan yang mudah. Guru dituntut untuk mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, memahami karakter generasi digital, serta terus meningkatkan kompetensi profesionalnya. Selain itu, guru juga harus menghadapi berbagai tantangan lainnya, seperti:

  1. Perubahan kurikulum yang dinamis.
  2. Perkembangan kecerdasan buatan (AI).
  3. Tuntutan administrasi yang semakin kompleks.
  4. Kebutuhan pembelajaran yang lebih kreatif dan inovatif.
  5. Harapan masyarakat yang semakin tinggi terhadap kualitas pendidikan.
  6. Dalam kondisi seperti ini, dibutuhkan sosok guru yang tangguh.

Guru tangguh bukan berarti guru yang tidak pernah lelah. Guru tangguh adalah guru yang tetap melangkah meskipun lelah. Guru tangguh adalah mereka yang tetap mengajar dengan hati meskipun menghadapi berbagai keterbatasan. Di pertemuan ini narasumber berbagi pengalaman yang sangat menginspirasi dan memotivasi bagi kita. Jejaknya membuat kita sadar bahwa belajar sepanjang hayat, jangan takut gagal, dan semangat yang kuat tuk bangkit merupakan sebuah modal besar bagi kita untuk meraih sebuah harapan atau tujuan yang akan dicapai. Untuk mewujudkan harapannya beliau membagikan kiat-kiatnya diantaranya:

  1. Terus melatih menulis walau satu kalimat 
  2. Konsisten
  3. Jangan nunggu mood baru menulis 
  4. Bersahabat dengan group-group penulis 
  5. Perbanyak mengikuti pelatihan
Di tengah keterbatasan (sakit) yang beliau alami saat itu, beliau tetap bersemangat untuk terus menulis. Dari kegiatan menulisnya yang konsisten beliau mendapatkan manfaat antara lain:

  1. Banyak teman literasi 
  2. Dapat penghasilan
  3. Bisa berbagi
  4. Mendapatkan penganugerahan dari bang Jafar DKI Jakarta katagori pahlawan pendidikan 
  5. Mendapatkan penganugerahan IKALUIN Ward 2024  katagori "pendidikan dan pengembangan umat" 
  6. Mendapatkan penganugerahan GTK berprestasi tingkat Nasional katagori Guru Madrasah Inspiratif 2024
  7. Mendapatkan Apresiasi sebagai Guru Tangguh dari lembaga darul Qur'an Ciledug 
  8. Tampil di TVONE sebagai Narsum di hari pendidikan Nasional 2024
  9. Tampil di DAAI TV sebagai narasumber inspiratif 2025
  10. Kedatangan para youtuber 
  11. Kedatangan para mahasiswa dari universitas Guna Darma,Budi luhur,dan UIN Jakarta 
  12. Menjadi narasumber dari KBM Nusantara PGRI
Dari pengalaman beliau, bisa ditarik kesimpulan bahwa menulis bukan sekadar kegiatan menuangkan kata, tetapi sebuah perjalanan hidup yang mampu mengubah keterbatasan menjadi kekuatan, kesedihan menjadi motivasi, dan pengalaman menjadi karya yang bermanfaat. Sesuai dengan pesan Om Jay yang selalu menginspirasi kita semua dengan kalimat "Menulislah setiap hari dan buktikan apa yang terjadi". 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

DIKSI SANG PERIAS MAKNA

Berkarya & Berprestasi Di Kancah Nasional Lewat Menulis

Menulis Dongeng dan Cerita Anak